top of page

Panduan Memilih Vendor Pengembangkan Aplikasi & Digital Human di Indonesia

  • giezka
  • 18 Sep 2025
  • 4 menit membaca

Ekonomi digital Indonesia sedang berkembang pesat. Laporan e-Conomy SEA 2024 mencatat nilai transaksi ekonomi digital (GMV) Indonesia mencapai 90 miliar dolar AS pada 2024 dan diperkirakan melonjak hingga 200–360 miliar dolar AS pada 2030. Pertumbuhan ini banyak ditopang oleh e-commerce, media digital, serta adopsi layanan keuangan online yang semakin masif.


Artinya, kehadiran kanal digital seperti aplikasi mobile dan website bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi fondasi utama pertumbuhan bisnis di era digital. Namun, di tengah pertumbuhan ini, muncul tantangan baru: bagaimana caranya menghadirkan pengalaman digital yang lebih interaktif dan manusiawi untuk pelanggan?


Mengenal Digital Human

Salah satu inovasi yang menjawab tantangan tersebut adalah digital human. Digital human adalah representasi manusia virtual yang digerakkan oleh teknologi AI, seperti pemrosesan bahasa alami (NLP), text-to-speech, visi komputer, dan animasi 3D real-time. Berbeda dengan chatbot biasa, digital human mampu berbicara, menampilkan ekspresi wajah, serta merespons pelanggan secara natural. Teknologi ini memungkinkan interaksi yang lebih personal dan emosional, sehingga menghadirkan pengalaman layaknya berbicara dengan manusia.


Berkat digital human, layanan pelanggan dapat beroperasi selama 24 jam di website atau aplikasi. Interaksi yang dihasilkan juga jauh lebih engaging, berperan meningkatkan citra brand yang modern. Karena itu, semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai melirik pembuatan digital human untuk website perusahaan sebagai langkah diferensiasi dan peningkatan customer experience.


Meski menjanjikan, digital human hanyalah salah satu bagian dari strategi transformasi digital. Agar teknologi ini benar-benar memberi nilai tambah, kualitas implementasi dan pemilihan mitra teknologi sangat menentukan hasilnya.


Mengapa Pemilihan Vendor Sangat Penting?

Tidak semua perusahaan memiliki tim internal yang mampu membangun solusi digital kompleks end-to-end. Keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan teknologi yang canggih, hingga tekanan time-to-market membuat banyak organisasi memilih menggandeng vendor.


Di Indonesia, perusahaan kini mulai mencari vendor pengembangan aplikasi mobile & web terjangkau Indonesia yang tidak hanya menawarkan harga kompetitif, tetapi juga memahami kebutuhan bisnis lokal serta mampu menghadirkan solusi inovatif seperti digital human.


Vendor yang tepat bukan hanya sekadar penyedia jasa, melainkan mitra strategis yang dapat menentukan sukses atau tidaknya inisiatif digital sebuah perusahaan.


Panduan Praktis Memilih Vendor Teknologi

Berikut adalah panduan praktis yang bisa membantu perusahaan memilih vendor yang tepat:

1. Definisikan Tujuan dengan Jelas

Sebelum mencari vendor, pastikan perusahaan memiliki tujuan yang konkret. Apakah ingin membangun aplikasi e-commerce, sistem internal, atau menghadirkan digital human di website? Tanpa definisi tujuan yang jelas, proyek berisiko gagal karena arah pengembangan yang tidak terukur.


2. Tinjau Portofolio

Portofolio adalah bukti kualitas. Periksa proyek serupa yang pernah ditangani vendor, lihat studi kasus, ulasan klien, dan uji langsung produk yang mereka buat. Untuk digital human, perhatikan demo avatar. Apakah ekspresi terlihat natural? Apakah interaksi AI berjalan lancar?


3. Uji Keahlian Teknis

Vendor yang baik harus menguasai teknologi yang dibutuhkan, mulai dari frontend, backend, mobile, cloud, API, keamanan, hingga desain UI/UX. Untuk digital human, cek juga kemampuan NLP, TTS, pengenalan emosi, lip-sync, dan rendering 3D real-time.


4. Transparansi Biaya

Minta rincian biaya mulai dari pengembangan, lisensi, infrastruktur, quality assurance, hingga layanan dan dukungan pasca-peluncuran. 


5. Perhatikan Komunikasi dan Budaya Kerja Vendor

Kolaborasi yang baik hanya bisa terjadi jika komunikasi lancar. Pastikan vendor menyediakan project manager khusus, menggunakan tools project management, dan terbuka terhadap feedback. Vendor yang memahami budaya bisnis lokal Indonesia juga akan lebih mudah diajak bekerja sama.


6. Pastikan Keamanan

Keamanan harus menjadi prioritas sejak awal. Vendor ideal menerapkan standar keamanan data, enkripsi, kontrol akses, serta kepatuhan terhadap regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi.


7. Mulai dari Proof-of-Concept (POC)

Sebelum kontrak besar, mintalah vendor membuat prototipe kecil. Dari POC ini, perusahaan bisa menilai kualitas kerja, kecepatan komunikasi, hingga kecocokan gaya kolaborasi.


8. Layanan Pasca-Peluncuran

Proyek tidak berhenti pada hari aplikasi launching. Aplikasi perlu diperbarui, sementara digital human membutuhkan tuning AI dan pembaruan konten. Pilih vendor yang memberikan dukungan berkelanjutan, seperti bug-fix, garansi, atau paket maintenance.


9. Project Management yang Solid

Vendor profesional biasanya memiliki metodologi kerja yang jelas seperti Agile atau Scrum, sertifikasi manajemen proyek, serta sistem pelaporan risiko yang transparan. Tanpa project management yang baik, risiko keterlambatan semakin besar.


10. Fleksibilitas dan Kolaborasi

Proyek digital hampir selalu berubah di tengah jalan. Vendor yang terlalu kaku akan menghambat inovasi, sementara vendor yang asal setuju juga berbahaya. Carilah mitra yang bisa memberikan masukan konstruktif, berani mengingatkan risiko, dan tetap fleksibel menghadapi perubahan.


Menentukan Partner Strategis untuk Masa Depan

Transformasi digital Indonesia sedang bergerak cepat. Perusahaan tidak bisa lagi melihat aplikasi mobile, website, atau digital human hanya sebagai proyek tambahan. Semua ini sudah menjadi strategi inti untuk meningkatkan daya saing.


Teknologi secanggih apa pun tidak akan menghasilkan dampak maksimal jika salah memilih vendor. Karena itu, evaluasi yang matang mulai dari tujuan, portofolio, kompetensi teknis, transparansi biaya, hingga dukungan pasca-peluncuran harus menjadi standar dalam memilih mitra.


Bekerja sama dengan vendor pengembangan aplikasi mobile & web terjangkau Indonesia yang memahami kebutuhan lokal, sekaligus mampu menghadirkan digital human untuk website perusahaan, dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis. Dengan mitra yang tepat, bisnis dapat melangkah lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang besar di era ekonomi digital Indonesia.


 
 
 

Komentar


861/2 Copper PI , zetlandNSW, Sydney 2017

  • Whatsapp
  • Facebook
  • Instagram
  • LinkedIn
  • YouTube

©2023. All right reserved.

Address

Jakarta

Mangkuluhur City Tower One 7th Floor

Jl. Gatot Subroto Kav. 1-3
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12930

Sydney

Contact

Careers

Jakarta : hello@code.id

Sydney : andrew.o@code.id

Phone : +6221  5010 3081

WhatsApp : 0813 9971 0111

CODE.ID Logo

CODE.ID is a software development service company that focuses on helping clients turn their best ideas into a product, application, or website.

bottom of page